6 Cara Menjadi Pemimpin Yang Baik Dalam Bisnis Jaringan

Secara konsep pembelajaran, bisnis pemasaran jaringan atau lebih simpel disebut bisnis jaringan (termasuk mlm) memang mengarahkan member untuk menjadi leader, pemimpin. Tetapi, mereka tidak mengetahui cara menjadi pemimpin yang baik. Mengapa? Mereka seperti hanya diajari cara merekrut dan ahli presentasi. Padahal, kepemimpinan tidak sesederhana member mlm presentasi. Ada banyak pendapat mengenai kepemimpinan sehingga belajar kepemimpinan hanya dari bisnis jaringan belum dianggap cukup. Rata-rata orang yang sudah bersikap pemimpin dalam bisnis jaringan adalah orang yang sudah dilatih kepemimpinan sebelumnya. Jadi, anda jangan meniru mereka.

Lalu bagaimana menjadi pemimpin yang baik dalam bisnis jaringan atau bisnis mlm? Mungkin anda berkeinginan menjadi pemimpin yang baik dalam bisnis jaringan. Menjadi pemimpin yang baik harus mengetahui cara-caranya. Ada banyak cara bagaimana menjadi pemimpin dalam bisnis jaringan atau mlm. Tetapi, penulis akan memberikac cara menjadi pemimpin yang baik berdasarkan apa yang penulis pernah lakukan. Penulis tidak menganggap pemimpin. Hanya saja, pengalaman penulis sesuai arahan atau cara bagaimana menjadi pemimpin yang baik dalam bisnis jaringan.

Berikut beberapa cara menjadi pemimpin dalam bisnis pemasaran jaringan alias bisnis jaringan.

1. Senang Serbagi Pengetahuan dan Pengalaman

Adakah leader atau pemimpin pemasaran jaringan yang senang berbagi pengetahuan dan pengalaman? Tenyunya, ada. Nah, anda bisa melihat antusias mereka kepada pemimpin yang gemar berbagi pengalaman dan pengetahuan. Bila ada yang belum join ke bisnis pemasaran jaringan, mereka akan langsung join setelah bertemu dengan sosok pemimpin yang baik dalam bisnis jaringan. Maknanya adalah pemimpin yang baik akan selalu berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Masalahnya, menjadi pemimpin yang memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman memang sulit. Anda harus berkorban waktu untuk memperbanyak itu. Anda harus cerdas dalam berkegiatan membangun pengalaman dan pengetahuan.

2. Bisa Mengajari Internet Marketing

Pemahasan ini khusus untuk kebutuhan membangun bisnis jaringan secara online. Sekarang sudah banyak mlm yang bisa dijalankan secara online full, baik dalam penjualan produka atau perekrutan. Ketika anda mahir dalam internet marketing, pengetahuan ini nilai plus menjadi pemimpin yang baik dalam bisnis jaringan. Anda harus bisa menguasai internet mareting bila mau menjadi pemimpin yang baik dalam bisnis jaringan secara online. Bisa dikatakan, anda akan sia-sia saja memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman bila tidak memiliki kemampuan dalam internet marketing. Bisnis jaringan secara online mengharuskan si leader atau pemimpin untuk mampu menguasai internet marketing. Pembahasan membangun jaringan otomatis mengarah pada kegiatan internet marketing. Jadi, sekali lagi, dalam bisnis jaringan online, anda harus menguasai internet marketing sebagai cara menjadi pemimpin yang baik.

3. Memiliki Kepandaian Berbicara

Anda tidak perlu bercita-cita menjadi pemimpin yang baik bila tidak mau memperbaiki pembicaraan. Memang, tidak semua pemimpin memiliki kepandaian dalam berbicara. Tetapi, pembahasan cara menjadi pemimpin yang baik di sini dikhususkan untuk kebutuhan bisnis jaringan/mlm. Jadi, dalam bisnis jaringan, seorang harus memiliki kepandaian berbicara bila mau menjadi seorang pemimpin yang baik. Seorang member bila belum memiliki kepandaian berbicara, ia akan sulit membangun jaringan bisnisnya. Jadi, bila ingin menjadi pemimpin yang baik adalah dengan cara memaksimalkan latihan pembicaraan.

4. Memiliki Sikap Optimis Yang Kuat

Cara menjadi pemimpin yang baik adalah memelihara sikap optimis. Bila belum maksimal memiliki rasa optimis, anda belum layak menjadi pemimpin di dalam perusahaan pemasaran jaringan, baik mlm atau bisnis sejenisnya. Sikap optimis yang kuat dibutuhkan mengingat kerja yang dilakukan adalah menuju puncak kesuksesan. Bila tidak memiliki rasa optimis yang kuat, anda tidak bisa memberikan dorongan sikap optimis kepada member di dalam jaringan anda. Ada semacam tular-menular sikap. Jadi, memiliki sikap optimis yang kuat agar sikap ini ditiru member dalam jaringan anda.

5. Bisa Membangun Tim Yang Solid

Menuju puncak kesuksesan tidak main-main tanggungjawabnya. Anda bisa saja berpikiran bahwa menuju puncak akan mendapatkan banyak penghasilan. Tetapi, anda berurusan dengan banyak member yang dibawah yang bisa menghancurkan kesuksesan anda. Bagaimana bila ada kemacetan masal yang dilakukan oleh member dalam jaringan anda? Posisi puncak anda terancam. Tetap saja, bisnis jaringan seperti bisnis pada umumnya. Jika tim di bawah melakukan mogok kerja, perusahaan bisa rugi sesuai jumlah waktu dalam mogok kerja. Begitu juga tim dalam bisnis jaringan, bisnis jaringan bisa bangkrut bila terjadi stop berlangganan produk. Jadi, anda membutuhkan tim yang solid dalam bisnis jaringan.

Bila anda mampu membangun tim bisnis jaringan yang solid, berarti anda layak disebut pemimpin yang baik. Karena, cara menjadi pemimpin yang baik adalah bisa membangun tim dengan baik.

6. Memaksimalkan Sikap Positif

Cara yang bagaimana lagi bila tidak berfokus memaksimalkan sikap positif? Anda harus memaksimalkan sikap positif bila mau menjadi pemimpin yang baik. Pemimpin yang baik tentu untuk kepentingan komunitas yang baik. Bagaimana dengan pemimpin yang buruk? Tentunya ini untuk komunitas yang buruk. Anda tinggal melihat, anda berada dalam komunitas apa? Apakah bisnis pemasaran jaringan merupakan wadah komunitas buruk? Tentu bukan. Jadi, memaksimalkan sikap positif dalam upaya menjadi pemimpin yang baik dikarenakan anda berada di komunitas yang baik.

Terutama sekali, sikap positif yang harus dibangun secara maksimal adalah sikap tanggungjawab. Bila sudah berada di posisi punjak, para leader atau pemimpin dengan entengnya melepaskan tanggungjawab. Padahal, member mlm adalah pelanggan setia produk perusahaannya. Bila tidak ditanamkan rasa tanggungjawab sebagai pelanggan setia, perusahaan akan mengalami kebangkrutan sebagai sistem mlm atau bisnis jaringan. Perusahaan bisnis jaringan akan kembali menjadi perusahaan biasa karena banyak pemimpin di puncak melepaskan tanggungjawab dalam berlangganan produk.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.